Selasa, 04 Agustus 2015

Afrika Selatan Dalam Catatan Blog

Tidak semua perjalanan saya ke luar negeri saya tuliskan dalam blog ini. Pengalaman saya ke negara-negara dengan banyak pelancong Indonesia seperti Singapore dan Korea Selatan tidak saya tuliskan dan dokumentasikan dalam blog ini.  Selain referensinya yang sudah dangat banyak, negara-negara tersebut relatif mudah dikunjung bagi pelencong pertama sekalipun.

Perjalanan ke Afrika Selatan kali ini buat saya menjadi wajib dituliskan! Karena pengalaman saya sendiri sebelum berangkat ke Afrika Selatan menemui kesulitan untuk menemukan referensi cerita tentang perjalanan orang Indonesia di Afrika Selatan. 

Kota yang saya kunjungi di Afrika Selatan kali ini adalah Johannesburg dan Pretoria pada bulan Juli 2015.

Berikut singkat ceritanya!

----------------------------------------------------------
Afrika Selatan! Mendengar namanya saja rasanya sudah cukup seram. Bayangan negeri Afrika dengan gurun dan kumpulan binatang liar ala tontonan animals planet di TV kabel menggambarkan imajinasi saya tentang "The Real Afrika".

Lupakan soal imajinasi! Sebelum bisa sampai ke negeri ‘kucing’ leopard, saya harus urus administasinya terlebih dahulu. Urusan administrasi pertama adalah soal tiket, Jika perjalanan saya sebelumnya ke negara-negara eropa dan Asia saya sudah pernah mencoba maskapai Emir****, Ettih**, Qat**, JA*, Garuda Indonesia, kali ini ke Benua Afrika saya memilih menggunakan maskapai Singa**** Airline. Alasannya sederhana, karena maskapai tersebut memiliki waktu tempuh yang sangat pendek, hanya 12 jam.  Jika saya menggunakan maskapai Emir****, saya bisa menghabiskan waktu lebih dari 20 jam di perjalanan, bahkan untuk jam tertentu saya bisa menghabiskan 29 jam perjalanan dengan transit di Dubai Airport.

Seteleh tiket saya pesan, berikutnya saya memesan hotel di web site Book***.com. Hotel yang saya pilih kriterianya adalah [1] tidak terlalu jauh dari lokasi event, [2] harga yang masuk akal, dan [3] akses internet gratis. Simpel saja! untuk urusan fasilitas lain di hotel, saya biasanya bisa beradaptasi dengan kekurangan yang wajar. Biaya 5 malam mengingap di hotel kota Johannesburg dalam rupiah adalah 4.35 Juta rupiah. Relatif sama dengan hotel-hotel di Indonesia.

Setelah booking tiket dan hotel sudah saya pegang, saya mengurus visa sendiri di Kedutaan Besar Afrika Selatan di Jakarta yang terletak di Lantai 7 Gedung GKBI Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di belokan semanggi dari arah Slipi. Jangan terkecoh dengan petunjuk google maps yang ada di web site resmi kedutaan besar Afrika Selatan, karena lokasi yang dituju bukan lokasi yang benar!

Untuk urusan visa, seperti biasanya, tidak ada masalah! karena saya menggunakan paspor biru  (official passport), saya tentu mendapat kemudahan. Cukup 2 hari visa saya pun terbit. Namun dengan paspor hijau pun sepertinya tidak dipersulit, selama semua dokumen lengkap dan membayar biaya visa, waktu pengerjaan visa bisa fleksibel, visa bisa selesai dalam 5-7 hari kerja, meskipun dalam web site resmi mereka, visa paspor hijau akan selesai dalam 2 minggu.

Urusan Visa pun selesai!

Di pagi hari sebelum keberangkatan, semua barang sudah saya siapkan. Karena saya hanya 5 hari di Afrika Selatan, barang bawaan pun tidak sebanyak ketika saya mengunjungi Jepang atau Eropa tahun lalu. Tidak ada kompor atau mie instan yang banyak yang biasanya jadi barang bawaan wajib saya pada saat saya ke negara orang (maaf jika memang kampungan). :)

Terlebih akhirnya saya memutuskan untuk membatalkan menginap di hotel kota Johannessburg. Seteleh berkomunikasi via email dengan staf kedutaan Indonesia di kota Pretoria, saya ditawarkan menginap di guest house kedutaan atau wisma KBRI. Tanpa pikir terlalu panjang dikali lebar, saya iya kan saja. Pertimbangannya adalah meskipun kegiatan saya di Kota Johannesburg, saya tetep memiliki kewajiban untuk melapor di kedutaan besar Indonesia yang kebetulan lokasinya berada di Kota Johannessburg. Daripada saya harus bolak-balik, memilih menginap di guest house kedutaan adalah ide cantik nan murah. Sayangnya lokasi guest house kedutaan cukup jauh dari kantor kedutaan itu sendiri (kira-kira 20 kilometer), sehingga terkadang cukup merepotkan karena setiap hari dengan terpaksa saya harus merepotkan staf lokal kedutaan yang menjemput saya untuk mengantarkan saya ke kedutaan atau ke stasiun terdekat untuk menuju kota Johannessburg.

Saya berangkat dari Jakarta menuju Johannessburg dengan penerbangan malam hari. Dari Soekarno Hatta Airport saya berangkat pukul 20.25 WIB dan seharusnya tiba di Changi Airport Singapore pukul 23.00 waktu Singapore. Dan terbang lagi menuju Kota Johannesburg pukul 01.30 waktu Singapore.

Gegara penerbangan Singa**** Airlines dari Jakarta mengalami delay lebih dari 1 jam, walhasil saya harus menjadi sprinter dengan berlari cepat di bandara Changi untuk pindah gate dan berganti pesawat. Saya lupa kalau Jakarta dan Singapore terdapat perbedaan waktu 1 jam. Saya juga lupa jika di Bandara Changi, untuk transfer pesawat tujuan negara lain saya harus pindah terminal dari terminal 3 menuju terminal 2 menggunakan skytrain. Waktu yang dibutuhkan dari keluar pesawat terminal 3 Changi sampai ke Gate F58 lokasi keberangkatan terminal 2 saya hitung kira-kira 40 menit.

Pelajaran penting buat saya adalah lain kali saya akan memilih menggunakan pesawat jam 17.00 dari Indonesia atau jam 19.00 agar saya punya spare waktu di Changi Airport, setidaknya spare waktu tersebut akan saya gunakan untuk ke toilet atau makan di ‘warung’ bandara Changi. :D

Singkat cerita saya sudah dalam penerbangan menuju Kota Johannessburg. Sepanjang perjalanan, saya ngobrol dengan penumpang sebelah saya seorang bule warga negara Amerika yang kebetulan lama tinggal di Cape Town Afrika Selatan. Cerita menariknya adalah, menurut dia, Johannesburg adalah kota dengan kriminalitas tertinggi di dunia. Wow! Lutut mendadak lemas, meski saya sebelumnya sudah pernah baca bahwa orang asing sebaiknya tidak keluar di malam hari di Kota Johannesburg karena sangat tidak aman. Si bule juga mengingatkan untuk tidak menggunakan kartu kredit secara sembarangan karena tingginya kasus skimmer (cloning kartu kredit) yang bisa menguras habis limit kartu kredit kita. Pembayaran lebih baik menggunakan cash!

Tips terbaik dari si Bule untuk meminimalisir terjadinya kejahatan buat orang asing di Afrika Selatan adalah jika ada orang yang berpura-pura tanya atau mendekati kita cukup bilang “No, Thanks” sambil berlalu meninggalkan mereka. Gud tips!

Baiklah, saya akan ingat banyak pesan dari si bule amerika, disamping rekomendasi si bule soal tempat wisata Kruzy Park yang terpaksa saya ignore karena keterbatasan waktu saya di Afrika Selatan.

Akhirnya tibalah saya di bandara international Tambo, salah satu bandara tersibuk di Afrika Selatan. Tidak ada yang spesial dari bandara ini. Penampakannya seperti halnya bandara di negara-negara yang pernah saya kunjungi, yang membedakan pada saat masuk ke pemeriksaan imigrasi, penumpang terlebih dahulu melalui pemeriksaan kamera pendeteksi virus Ebola. Protektif tapi keren!

Selesai urusan imigrasi dan bagasi saya menuju pintu keluar bandara, disana saya di jemput 2 orang yaitu seorang pejabat dan 1 orang staf lokal kedutaan yang sangat baik dan ramah. Mereka mengantar saya menuju lokasi acara saya di Sandton Johannesburg, kemudian saya diantarkan menuju wisma (guets house) kedutaan di Kota Pretoria kira-kira 60 menit perjalanan dari kota Johannessburg. Pelayanan prima yang jarang saya temui dari staf kedutaan.

Wisma kedutaan terawat cukup baik, hari itu saya kebetulan satu-satunya orang Indonesia yang menginap. Tapi di dalam wisma kedutaan saya di temani oleh mr. Samson orang afrika asli yang diperbantukan mengurus wisma kedutaan. Saya dibantu banyak oleh beliau selama tinggal di wisma kedutaan. Thanks mr. Samson!

Dan ternyata saya tidak dipungut biaya sama sekali menginap di wisma kedutaan Pretoria. Jika saya menginap di Hotel yang berada di pusat kota Johannessburg, setidaknya saya harus membayar 900-1500 rand per malam (900 ribu sampai 1,5 juta rupiah).

Tak apalah saya menempuh perjalanan 1 jam dari Kota Pretoria ke Johannesburg, secara biaya masih lebih murah jika saya menginap di guest house. Tapi jika kita menginap di guest house, kita harus pastikan ada kendaraan yang mengantar kita pulang pergi dari guest house ke stasiun subway Gautrain terdekat (stasiun Hatfield).


Akses Internet
Akses internet adalah hal pertama yang saya tanyakan begitu sampai di Kota Johannesburg. Saya memilih untuk membeli SIM Card lokal dengan operator Cell C. Pembelian kartu perdana dihargai 25 rand (26 ribu rupiah) dan paket internet 300 MB saya harus membayar sebesar 55 Rand (56 ribu rupiah). Sebetulnya ada 4 atau 5 operator telekomunikasi di South Afrika. Saya memilih Cell C karena saya pernah sekilas mendengarnya terucap dari cerita si bule amerika di pesawat tadi. :D

Yang saya heran, dalam prosedur standar mereka, seharusnya saya memberikan identitas paspor untuk mengaktifkan nomor perdana, tapi ternyata mereka bisa memberikan nomor perdana tanpa registrasi dengan harga sedikit mahal. Tak apalah, asalkan cepat bagi saya (pemikiran ngawur). :P

Kecepatan internet Cell C bisa di andalkan kok, dengan speedtest.net saya uji kecepatannya dan saya dapatkan speed untuk download sebesar 5.2 MBps dan kecepatan upload sebesar 2,32 MBps. Lebih dari cukup untuk nonton youtube tanpa buffering!

Dengan terhubungnya saya dengan internet, akhirnya saya bisa melakukan telepon gratis menggunakan whatsapp call dan skype dengan keluarga di rumah dan kolega di kantor.


Transportasi Publik di Kota Johannesburg dan Pretoria
Sebelum keberangkatan saya ke Afrika Selata, saya sudah googling bahwa kemungkinan saya akan menggunakan Gautrain sebagai transportasi utama saya dari kota Pretoria ke Johannessburg. Saya langsung download rute dan tarifnya sekaligus saya download aplikasi gautrain di handphone android saya. Dan itu sangat membantu untuk memilih rute dan tarif lokasi yang kita tuju. Web site gautrain sendiri bisa di akses di www.gautrain.co.za.

Saya belum berani menggunakan taksi di Johannessburg maupun di Pretoria setelah staf kedutaan mengingatkan bahwa taksi pun tekadang tidak cukup aman bagi orang asing di Afrika Selatan.

Kereta Gautrain adalah kereta subway yang melintasi Kota Pretoria hingga Kota Johanesburg.  Strategi pemerintah Afrika Selatan untuk mengatasi penuhnya subway adalah dengan diberlakukannya tarif merah, kuning, dan hijau untuk pembelian tiket Gautrain.

Tarif merah sebagai tarif termahal diberangkatkan pada jam 6.30-7.30 pagi hari. Sedangkan tarif kuning digunakan untuk kereta yang berangkat jam 06.00 namun sebelum jam 06.30 dan sesudah jam 07.30 sampai 08.30, sedangkan tarif hijau digunakan untuk kereta yang berangkat sebelum jam 06.00 atau setelah jam 08.30.

Hasilnya adalah penumpang kereta tidak terlalu penuh dan terbagi sesuai periode dan kebutuhan penumpang.

Sebagai gambaran tarif merah dari stasiun Hatfield Kota Pretoria menuju Stasiun Sandton kota Johannesburg (54.5 kilometer) adalah sebesar 64 Rand (65 ribu rupiah) sekali jalan. Kira-kira jarak dari Jakarta menuju Karawang dengan waktu tempuh hanya 30 menit saja. :D

Kebetulan lokasi kegiatan saya tidak terlalu jauh dari stasiun Sandton. Saya hanya perlu berjalan kaki 8 menit untuk sampai di lokasi tujuan. Sebetulnya di luaran stasiun sandton banyak ditemukan bajaj seperti halnya bajaj-bajaj berbahan bakar gas di Jakarta. Tapi faktor keamanan selalu jadi pertimbangan saya untuk menggunakan transportasi publik.

Bagi penduduk Afrika Selatan kelas tertentu, Gautrain merupakan kereta mewah yang tidak semua orang bisa menikmatinya. Mereka memilih menggunakan kereta metro (semacam KRL dan sejenisnya) yang tarifnya bisa seperlima tarif Gautrain dengan waktu tempuh 2 kali lipat lebih lama.

Selain Gautrain, taxi, kereta metro, dan bajaj, bus juga sangat mudah ditemukan. Dan bus-bus di Kota Pretoria dan Johannessburg terhubung dengan stasiun Gautrain dan Metro. Meski demikian, saya belum cukup berani menggunakan bus umum di Pretoria maupun Johannesburg.


Makanan
Makanan di restoran atau cafe di Pretoria maupun Johannesburg pada umumnya tidak jauh berbeda dengan makanan-makanan di negara-negara eropa. Roti dan Daging menjadi opsi pilihan menu, disamping mereka juga menjual nasi. Namun jangan bayangkan nasi yang dijual ‘seenak’ nasi yang ada di Indonesia, karena tentu saja rasanya kurang cocok dengan lidah Indonesia.

Jika sekedar mencari nasi yang pas di lidah, kita bisa mencari rumah makan atau restoran Chinese Food dan pilih menu egg fried rice seharga 24 Rand (25 ribu rupiah). Dijamin rasanya sangat mirip rasa nasi Indonesia.

Saya sedikit kesulitan untuk menemukan makanan dengan label halal di Kota Pretoria dan Johannessburg. Mungkin karena area jalan saya sangat terbatas, hingga sulit menemukan makanan halal.

Satu-satunya makanan halal yang saya coba di Kota Johannessburg terletak di Food Court Sebelah KFC di Nelson Mandela Square sekitar stasiun Sandton. Tapi soal rasa, tentu saja tidak pas bagi saya yang terlanjur terbiasa makan masakan warteg dan warung padang di Jakarta. Rasa makanannya seperti masakan-masakan kari india dan pakistan yang penuh bumbu namun kurang citarasa. Harganyapun masih terjangkau, nasi dengan ayam kari yang porsinya cukup untuk 3 orang Indonesia seperti saya hanya seharga 57 Rand (58 ribu rupiah) plus sebotol air mineral.

Selain makanan di mall dan di rumah makan China, di kota Pretoria dan Johannessburg juga masih sering saya temui makanan cepat saji seperti Mac Donald ataupun KFC. Bisa dijadikan alternatif bagi peminat junk food dengan jaminan rasa yang hampir sama dengan KFC atau Mac Donald Indonesia.

Jika tertarik belanja di swalayan, kita bisa datang ke “pick n pay” atau ke “checker” (pusat perbelanjaan semacam carefour atau giant).  Harga makanannya pun relatif sedikit lebih murah dibandingkan makanan di swalayan Indonesia. Jangan heran juga jika kita akan menumukan banyak mie instan Indo*** lengkap dengan saus produk indof***. Yang membedakan adalah harganya, untuk 1 bungkus indo***, harganya adalah 3.5 Rand (4 ribu rupiah). Bandingkan dengan harga Indo*** di Jakarta yang kurang dari setengahnya. Tenang, soal rasa sudah pasti sama!

Keamanan
Keamanan adalah hal utama yang saya prioritaskan dalam kunjungan saya ke Kota Pretoria dan Johannessburg kali ini. Maklum, perjalanan kali ini saya seorang diri tanpa di temani siapapun. :D

Disepanjang jalan pusat-pusat keramaian, banyak sekali pemuda-pemuda Afrika yang ‘nongkrong’ di jalan. Kawan saya orang afrika menyebut mereka sebagai kaum pengangguran dan senantiasa mengingatkan saya agar menjauhi mereka.

Tingginya angka kriminalitas di kota Pretoria dan Johannessburg disebabkan banyaknya pengangguran, disamping terjadinya ketimpangan ekonomi antara warga kulit putih dan kulit hitam.

Meski apartheid sudah berakhir sejak tahun 1994, sensifitas isu rasial tetap saja membayangi suasana di kota Pretoria dan Johannessburg. Kebanyakan pekerja kantoran adalah warga kulit putih, sementara warga kulit hitam lebih banyak bekerja pada sektor informal.

Untuk urusan rasial ini, saya menutup rapat-rapat mulut saya untuk sekedar bertanya atau menyinggung hal ini kepada kawan-kawan yang saya temui selama di Pretoria dan Johannessburg.

Jangan heran, jika kita melihat rumah-rumah di Pretoria dan Johannessburg selalu dipasang pengaman listrik pada sekeliling pagar rumah mereka. Kejahatan menjadi momok bagi warga kota.

Dalam hati saya, sangat bersyukur di Indonesia kita masih bisa bebas keluar malam dan masyarakatnya masih saling menjaga dan lingkungan yang lebih aman.

Harga-Harga di Afrika Selatan
Penasaran seberapa murah mahal harga-harga di toko-toko seputar Pretoria dan Johannesburg? Berikut saya tampilkan berdasarkan struk belanja yang tidak saya buang setiap harinya.
1 porsi nasi goreng telur di rumah makan china = 24 rand
paket data 300 MB di cell c store = 55 rand
paket data 1 GB di cell c store = 149 rand
kartu perdana operator Cell C tanpa registrasi = 25 rand
KFC paket 2 ayam dan 1 kentang = 27 rand
Nasi ayam kari di restoran halal nelson mandela square = 53 rand
1 botol Air mineral ukuran sedang = 4 rand
Anggur di swalayan pick n pay sekitar 1 kg = 34 rand

Jalan-Jalan Keliling Johannesburg
Jalan mengelilingi kota johannesburg sama sekali tidak ada di agenda dalam perjalanan saya kali ini. Bukan karena tidak minat, melainkan karena waktu yang sangat mepet  dibandingkan jadwal kegiatan pekerjaan saya.

Tapi siapa sangka, dihari terakhir agenda pekerjaan saya, saya masih punya waktu 2-3 jam untuk berkeliling kota Johannessburg. Tidak perlu menimbang lagi, saya putuskan untuk ‘muterin’ kota Johannesburg sendirian.

Karena saya tidak mau mengambil risiko adanya kejahatan, saya memilih menggunakan bus tour hop on hop off warna merah. Bus ini bisa ditemukan di stasiun Gautrain Park Station. Di Park Station, kita berjalan menuju exit wolmarant st. Dari pintu keluar kita bisa ke arah kiri berjalan kira-kira 30 meter dan melihat Burger King, nah, di depan Burger King kita kan menemukan stand ruko kecil berwarna merah yang menjual tiket bus hop on hop off. 

Bus tingkat ini mengelilingi tempat-tempat ‘wisata’ di kota Johanessburg. Harga tiketnya hanya 174 Rand untuk seluruh tujuan dalam 1 hari. Setiap tujuan ada halte yang menurunkan penumpang untuk singgah. Setelah singgah penumpang bisa naik bus lain di halte yang sama. Masa tunggu antar bus hanya per 30 menit.

Lokasi tujuan yang bisa disinggahi:
·       Gautrain Park Station (awal keberangkatan dari Stop 1)
·       Gandhi Square
·       James Hall Transport Museum
·       Gold Reef City
·       Apartheid Museum
·       Mining District Walk
·       Newtown
·       Origins Centre at Wits
·       Braamfontein
·       Constitution Hill
·       Gautrain Park Station


Dari sekian banyak tujuan yang dilewati bus, saya hanya memilih untuk berhenti di Museum Apartheid. Sedangkan untuk tujuan pemberhentian lain saya hanya cukup melihat dari atas bus. Sebeleum Apartheid Museum, bus akan berhenti 8 menit di Gold Reef City sebuah mall yang berisi kasino bagi peminat judi. Saya hanya turun sejenak di Gold Reef City untuk sekedar ke kamar kecil.

Bus hop on hop off juga mengantar kita ke lokasi halte transit menuju Soweto, yaitu pemukiman black people yang biasa dikunjungi wisatawan.

Lokasi-lokasi tujuan bisa dilihat dalam brosur yang dibagikan atau bisa juga  dilihat di web site resmi mereka di http://www.citysightseeing.co.za.

Di Apartheid Museum, saya sempatkan untuk membeli sedikit cendramata museum. Hanya sekedar ‘syarat’ dan ‘bukti’ kalau saya pernah ke situ. :D


Oleh-Oleh dan Souvenir
Di hari terakhir, atas saran teman-teman saya di KBRI Pretoria, saya diajak ke toko souvenir dan oleh-oleh khas afrika selatan yang bernama Cambanos. Toko tersebut terletak di daerah Mydrand, kira2 30-45 menit dari Kota Johannesburg. Sayangnya tidak ada transportasi publik yang langsung ke lokasi. Transportasi publik hanya kereta Gautrain sampai stasiun Mydrand, setelah itu kita harus menggunakan taksi ke lokasi.

Alhamdulillah, staf lokal kedutaan yang asli afrika selatan bersedia menemani saya ke lokasi toko tersebut dengan mobil pinjaman dari kedutaan. Akhirnya saya tiba dengan cepat dan tanpa perlu khawatir di perjalanan.

Apa yang ada di toko tersebut?
Ada ratusan jenis souvenir yang dijual dari mulai gantungan kunci, magnet kulkas, gelang, kalung, pernak-pernik, jersey timnas afrika, timnas kricket, tas dan dompet dari kulit impala, ular, rusa, karpet yang terbuat dari bulu singa, zebra, impala asli, kepala binatang buas afrika yang diawetkan utuh, perhiasan dan batu-batuan khas afrika serta ratusan jelnis lainnya yang saya tidak bisa sebutkan.

Akhirnya saya kalap dan khilaf, membeli apa saja yang saya lihat dan menghabiskan ribuan rand tanpa sadar. Itu semua karena terbawa prinisip saya yang 'lebih baik menyesal membeli daripada menyesal tidak membeli'. Fiuuh...

Yang unik dari souvenir yang saya beli kali ini adalah saya membeli batu-batuan afrika seharga 90 rand (90 ribu rupiah) per kilogram. Saya membelinya 4.5 kilogram. Dan setelah dibawa di Indonesia dan dibagikan kepada keluarga, teman, saudara. Per satuan batu yang telah dibentuk cincin, kalung, atau liontin, harganya bisa mencapai 500-700 ribu rupiah per batu. Padahal dari 4.5 kilogram batu yang saya bawa, saya prediksi ada sekitar 400-500 batu. Luar biasa beruntungnya saya. Meskipun saya bagikan habis dan tidak ada yang saya jual, tapi saya senang penerima batu saya memiliki batu berharga khas afrika dengan nilai jual yang fantastis dibanding harga yang saya beli. :p

Demikian perjalanan singkat saya di kota Johannesburg dan Kota Pretoria Afrika Selatan. Saya tulis ini semua selain diharapkan bisa jadi petunjuk bagi travellers lain, saya juga bisa mengingat detail lokasi dan harga jika suatu saat saya kembali ke Afrika Selatan. Semoga saja tahun depan saya kembali ke Afrika Selatan! :)



15 komentar:

agus safei mengatakan...

Terima kasih. Sangat bermanfaat. Saya juga berencana untuk berkunjung ke Afrika selatan. Salam.

Unknown mengatakan...

Yth. Maa Teguh Arifiyadi, sedikit ralat kalo boleh yaa, toko sovenir langganan KBRI Pretoria dan Kedutaan Asing lainnya tsb adalah CAMBANOS dan berlokasi di daerah MIDRAND. Apakah anda juga sempat menikmati T-bone steak 500-600 gram dg PAP, yaitu semacam ketupat tp terbuat dr tepung jagung putih. Saya adalah staf lokal indonesia di KBRI paling senior dr Tahun 1995 pertama kali KBRI dibuka.

Anonim mengatakan...

Nice share mas Teguh.. Gaya cerita nya ringan dan runut.. Mudah2an bisa jadi panduan kalo ke afsel khususnya kota johannesburg..

Salam kenal mas Teguh..

Teguh Arifiyadi mengatakan...

Terima kasih sudah berkenan mampir ke gubug kecil saya. Terima Kasih masukan dan komentarnya. Sukses buat yang mau 'menjelajah' Afrika Selatan! :)

Unknown mengatakan...

Pak Tegung, terima kasih atas cerita perjalana nya ke afsel..
Bulan april ini saya akaan berangkat ke afsel ( capetown, suncity dan Johannesburg).
Mohon info nya harga souvenir di sana range harga berapa ya? Dari yang termurah..
Makasih

Anonim mengatakan...

Dear Mas Teguh, tulisannya seru sekali. Saya pengen mencobanya. Minggu depan saya mengikuti conference di Joburg dan ada 1 hari free. Setelah browsing ke sana-ke mari, memang banyak yang mengatakan faktor keamanan yang perlu diperhatikan. Jujur, saya menjadi sedikit takut jalan-jalan dalam 1 hari free itu karena saya perempuan dan akan seorang diri. Semoga semua baik-baik, amin.

Tirani Pardede mengatakan...

Berapaan seh biayanya??
Minimal nyiapin berapa??

adhe donat mengatakan...



obat kuat viagra di jakarta
viagra asli jakarta
klg original
viagra cod jakarta

Nurliana Novi mengatakan...

Selamat hari untuk semua warga negara Indonesia dan juga semua ASIA, nama saya Nyonya Nurliana Novi, tolong, saya ingin berbagi kesaksian hidup saya di sini di platform ini untuk semua warga negara Indonesia dan seluruh asia untuk berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah telah benar mendukung saya melalui ibu yang baik Nyonya Elina

 Setelah beberapa periode mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak terus, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan Rp 15.000.000 dengan pemberi pinjaman yang berbeda.

Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya yang kemudian intorduce saya kepada Nyonya Elina, yang adalah pemilik dari sebuah perusahaan pinjaman global, jadi teman saya meminta saya untuk mengajukan permohonan dari Nyonya Elina, jadi saya mengumpulkan keberanian dan menghubungi Ny. Elina.

Saya mengajukan pinjaman sebesar Rp500.000.000 dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa stres dan semua pengaturan dilakukan pada transfer kredit, karena fakta bahwa itu tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pinjaman transfer saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi Mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

Saya pikir itu adalah lelucon sampai saya menerima panggilan dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah Rp500.000.000. Saya sangat senang bahwa ALLAH akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang telah memberi saya keinginan hati saya.


Mereka juga memiliki tim ahli yang akan menyarankan Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan bagaimana menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda.


Semoga ALLAH memberkati Ibu Elina untuk membuat hidup mudah bagi saya, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman untuk dapat menghubungi Ibu Elina melalui email: elinajohnson22@gmail.com untuk pinjaman Anda

Ada perusahaan palsu lain online menggunakan kesaksian saya untuk mencapai keinginan egois mereka, saya adalah satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, ketika Anda menghubungi kemudian meminta mereka untuk bukti pembayaran di sana kepada ibu ,, harap berhati-hati dari orang-orang ini baik-baik saja

Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa Tuhan akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda.
Satu lagi nama saya adalah mrs nurliana novi, Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: nurliananovi96@gmail.com

WAHYUNI ELVIN mengatakan...

Halo
 semua orang yang melihat ini di seluruh dunia, ada banyak penipu di situs ini, saya punya kabar baik untuk dibagikan. tolong bergabung dengan saya untuk menjadi bahagia dan berterima kasih kepada perusahaan peminjaman. Saya baru saja mendapat pinjaman dari ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN FIRM yang sah.
 Ini adalah bagaimana saya mendapatkan kontak mereka. Saya melihat kesaksian Ny. Nuliana Novi dari Indonesia di forum ini tentang bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari mereka dan dia memberi mereka email kepada semua orang "elinajohnson22@gmail.com" jadi saya segera mengirim email kepada mereka dan mereka menanggapi email saya, Jujur, pada awalnya saya sangat takut karena saya telah kehilangan uang saya begitu bodoh sebelumnya. Tapi, saya terkejut bahwa kurang dari 3 jam setelahnya, pinjaman sebesar RP 700.000.000, saya melamar untuk benar-benar ditransfer ke akun saya.

Seluruh prosesnya sederhana. dan pinjaman mendesak dengan tarif 2% Saya mendapat cepat Tidak ada biaya dari perusahaan, yang saya lakukan hanyalah membayar pin pinjaman ke Kementerian. Tidak ada penjamin yang diperlukan untuk saya. sampai sekarang, saya masih merasa sulit untuk percaya bahwa itu benar.

 Saya pikir saya sedang bermimpi ketika saya mendapat peringatan dari bank saya. Sekarang hatiku dipenuhi dengan sukacita. Saran saya sederhana untuk semua orang yang mencari dorongan tulus untuk mendapatkan jumlah pinjaman yang sah untuk memulai bisnis atau untuk membiayai proyek adalah mengirim email kepada mereka sekarang dan Anda akan terkejut betapa saya sangat terkejut. Saya ingin mengucapkan terima kasih terutama kepada Nuliana novi untuk memberikan kontak mereka di forum ini.

 Dan jika Anda menelepon mereka dan mendapatkan pinjaman dari mereka dan itu tidak semua, mereka memiliki jangka waktu yang juga memberikan nasihat keuangan tentang bagaimana Anda pergi tentang investasi pinjaman Anda untuk memastikan Anda tidak pernah miskin lagi dalam hidup Anda dan layanan ini gratis, silakan sebarkan berita baik itu sehingga orang lain juga dapat memperoleh manfaat. terima kasih, kirim email lagi ^elinajohnson22@gmail.com

^, Nama saya Wahyuni ​​Elvin Hubungi saya, ini email saya wahyunielvin@gmail.com
 Catatan: semua scammers meminta biaya pendaftaran, hati-hati, semuanya scam. semoga ALLAH memberkati Anda semua.

Satu hal terakhir yang perlu diperhatikan, mohon ada beberapa orang yang menggunakan kesaksian ini untuk alasan egois mereka, saya adalah orang yang memiliki kesaksian yang benar, yang lain adalah palsu dan mereka scammer, harap berhati-hati.
Terima kasih

SAFRILITA SAFRILITA mengatakan...

Halo
Semua orang saya Mrs.SAFRILITA dari INDONESIA, ALLAH telah memberkati saya dengan dua anak dan seorang suami yang penuh kasih, saya ingin membagikan Kesaksian saya karena ALLAH menyukai saya, setahun yang lalu saya sangat membutuhkan uang jadi saya berpikir untuk memiliki pinjaman kemudian saya bertemu dengan orang-orang yang salah yang mengaku sebagai pemberi pinjaman, tidak tahu mereka semua scam. Saya SCAMMED dari 25 juta, dan mereka menolak untuk mentransfer pinjaman saya kepada saya, mereka juga berhenti mengirim email kepada saya sejak itu. maka saya bingung, seluruh hidup saya hilang. suami saya sakit dan ada tagihan rumah sakit untuk membayar jutaan, yang bisa saya pikirkan pada saat ini adalah berhasil, teman saya bernama Evi datang menemui saya pada hari yang setia itu, dia juga korban penipuan, dia mengatakan kepada saya tentang konferensi yang diselenggarakan oleh ibu Nurliana Novi untuk memberdayakan perempuan dan laki-laki yang berkeinginan untuk membuat kekayaan, dia meminta saudara perempuannya untuk membantu saya merawat suami dan anak-anak, jadi kami pergi untuk konferensi. Setelah semua pembicaraan multivation, dia bertanya kepada kami pertanyaan "APAKAH ANDA SIAP MENGAMBIL RESIKO DAN MEMBUAT KEKAYAAN" dengan keberanian di jemaat kecil itu saya berdiri dan berkata "YA" dan kami semua diminta untuk datang keesokan harinya dengan rencana bisnis , dia berkata kepada kami, "AKU TIDAK AKAN MEMBERIKAN UANG, AKU AKAN MENGAJARKAN BAGAIMANA CARA MENGAMBIL RESIKO DAN DAPATKAN UANG UNTUK BISNIS ANDA," dia berbicara tentang bagaimana dia mendapatkan pinjaman dan koneksi melalui ibu besar ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN FIRM, sebuah perusahaan pinjaman online, segera saya menjadi takut, teman saya mendorong dan kami menghubungi ibu Elina's Company, seperti yang diarahkan oleh ibu Nurliana Novi dari konferensi, teman saya dan saya mulai memproses sementara ibu Novi telah kembali, beberapa hari kemudian saya menerima panggilan dari teman saya yang memberi tahu saya bahwa dia menerima peringatan dari banknya, pinjamannya telah disetor, sudah terlambat jadi saya tidak bisa pergi ke bank saya untuk mengonfirmasi, di pagi hari ada peringatan datang, saya akhirnya mendapat pinjaman sebesar 843 juta dari ibu ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN FIRM, setelah mengikuti proses hukum.
kami diberi arahan untuk menyerahkan rencana bisnis kami dan meninggalkan uang di bank selama seminggu, lalu ibu Novi meminta kami untuk bertemu lagi yang kami patuhi, kami tiba di tempat tersebut dan melihat pameran luar negeri mengenai perdagangan dan investasi, kami diberikan kuliah dan kontak untuk memulai investasi, dalam enam bulan melalui ibu Elina conection saya mulai mengimpor dan hari ini suami saya dan saya telah mendirikan dua perusahaan besar senilai MILIARAN.
Saya ingin Anda semua tahu bahwa satu-satunya pemberi pinjaman sejati yang saya saksikan adalah ibu ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN FIRM, hubungi mereka hari ini dan Anda akan mendapat giliran positif dalam hidup Anda, inilah emailnya elinajohnson22@gmail.com. Anda dapat menghubungi saya di email saya safrilita1988@gmail.com, untuk konfirmasi lebih lanjut, jika Anda meragukan saya, saya siap untuk menunjukkan semua bukti sehingga Anda akan tahu ini bukan hanya sebuah cerita.
Catatan, mereka banyak pemberi pinjaman palsu online untuk menipu Anda, merobek Anda dari uang yang diperoleh dengan susah payah, harus mereka pergi ke sejauh membuat situs web pribadi mereka hanya untuk menipu Anda, pinjaman yang mengarahkan Anda untuk mengunjungi situs web adalah palsu, mereka semua penipu.
Jadi hubungi ibu perusahaan Elina sekarang dan Anda akan memiliki pinjaman Anda ditransfer kepada Anda ketika Anda mengikuti proses hukum, sekali lagi di sini adalah emailnya elinajohnson22@gmail.com, ALLAH melihat hati saya dan dia tahu saya mengatakan kebenaran dan tidak ada yang lain selain kebenaran .

Okta Mira mengatakan...

"Alhamdulillah"

  Saya, Okta Mira adalah blogger terkenal yang memiliki gairah untuk blogging dan juga untuk terus berinvestasi dalam bisnis online karena jumlah uang yang sangat besar yang terlibat di dalamnya pada saat saya merasa sangat nyaman dengan pendapatan konstan yang saya dapatkan setiap minggu tapi pada waktu saya mengalami kekurangan karena beberapa transaksi tertentu jadi saya merasa bangkrut sehingga saya memutuskan untuk mencari pinjaman karena saya sangat yakin bahwa seiring berjalannya waktu saya akan kembali lagi ke standar keuangan saya sebelumnya, jadi saya melewati berbagai kreditur Iklan yang saya lihat di blog saya tapi yang terlintas dalam pikiran saya adalah ISKANDAR LESTARI LOAN FIRM walaupun saya takut sebenarnya karena berita yang saya dengar dari orang-orang tentang pemberi pinjaman online tapi saya harus mengambil keputusan sendiri tanpa mendengarkan orang lain jadi saya menghubungi ibu melalui email: (iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com) maka saya dibawa melalui proses yang sah dan saya harus mengumpulkan keberanian untuk menyelesaikan prosesnya dan akhirnya pencairan pinjaman saya disetujui dalam waktu kurang. Itu tiga hari kerja dan pinjaman saya dicairkan dengan sukses
  Saya tidak bisa menyembunyikan kegembiraan yang harus saya hubungi sebagian besar teman saya yang adalah debitur dan juga yang mengalami kesulitan keuangan untuk menjadi ibu yang kontroversial dan semua mereka lakukan sekarang, saya senang memberi tahu Anda semua bahwa mereka semua merayakan seperti saya jadi jika Anda Mau kontak langsung dengan Ibu Iskandar silahkan hubungi dia melalui alamat lengkap di bawah ini
Email:(iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com)
Website:(iskandarlestari.wordpress.com)
Calls Only ::{+16264653418}
WhatsApp Only::{+33753893351}
Facebook::(www.facebook.com/iskandar.lesteri.7)
BBM INVITES:{D8980E0B}{4424A)
    Ibu Iskandar selalu online 24 jam sehari dan tentu saja 7 hari seminggu jadi tolong jangan takut dia dan anggota staf sangat ramah, jujur, jujur ​​dan berkomitmen untuk mengurangi layanan mereka kepada pelanggan mereka jika Anda ingin menghubungi saya untuk pertanyaan apapun mengenai pinjaman silahkan hubungi saya melalui email: (oktamira2030@gmail.com)

WAHYUNI ELVIN mengatakan...

Halo
  semua orang yang melihat ini di seluruh dunia, ada banyak penipu di situs ini, saya punya kabar baik untuk dibagikan. tolong bergabung dengan saya untuk menjadi bahagia dan berterima kasih kepada perusahaan peminjaman. Saya baru saja mendapat pinjaman dari ELINA JOHNSON GLOBAL LOAN FIRM yang sah.
Mereka memberikan semua jenis pinjaman, setelah Anda menghubungi mereka, mereka akan memproses pinjaman Anda untuk Anda, yang harus Anda lakukan adalah menghubungi ibu Elina di elinajohnson22@gmail.com, Anda juga dapat menghubungi di WHATSAPP nya (+2348147739239).
Jika Anda ingin penjelasan lebih lanjut Anda dapat menghubungi saya di email saya .... wahyunielvin@gmail.com.
Harap diperhatikan bahwa hanya perusahaan induk yang dapat Anda dapatkan pinjaman, jadi waspadalah terhadap pemberi pinjaman lainnya.
Terima kasih, semoga Allah menjaga dan melindungi Anda semua .... Amin

Okta Mira mengatakan...

Nama saya adalah Okta Mira Anda dipersilakan untuk CREDIT UNION DAYA LESTARI tempat di mana Anda memiliki kesempatan untuk mengubah defisit keuangan menjadi individu yang kaya dengan bantuan staf berkualifikasi tinggi melalui staf yang bertekad dan memiliki sumber daya keuangan yang baik tempat berselingkuh atau merampok Orang-orang dari uang mereka adalah tabu tempat di mana Anda dilengkapi secara finansial untuk mengatasi kekurangan keuangan saya telah mengulurnya itulah sebabnya saya datang ke sini untuk memberi tahu Anda bahwa tidak semua kreditur online adalah penipuan atau penipuan karena prioritas utama CREDIT UNION DAYA LESTARI adalah untuk menyediakan dana dalam mata uang apa pun untuk semua klien mereka sehingga mereka akan dapat memenuhi kebutuhan keuangan mereka setiap hari jadi jangan biarkan saya ditinggalkan Anda membutuhkan dana untuk:
✓ Tagihan Rumah Sakit
✓ Renovasi Rumah
✓ Pembesaran Bisnis
✓ Refinancing Ekstensi Pertanian
✓ Penambangan Emas
✓ Proyek pembiayaan dengan kebutuhan keuangan yang lebih tinggi
  Semua ini dan banyak lagi
Gmail: {iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com}
         ➡ {WhatsApp Only :: {+ 33753893351}
        ➡  BBM INVITES: {D8980E0B} {4424A}➡{https://www.facebook.com/iskandar.lesteri.7}

Lady Mia mengatakan...

KABAR BAIK!!!

Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.